Kenapa Membandingkan Anak Terlihat Sepele Tapi Dampaknya Panjang
Membandingkan anak sering dilakukan tanpa niat buruk. Kalimat seperti “coba lihat temanmu” atau “kakakmu dulu tidak seperti ini” kerap dianggap sebagai dorongan kecil agar anak lebih termotivasi. Sekilas terdengar ringan, bahkan biasa. Namun bagi anak dan remaja, perbandingan bukan hanya soal kata-kata yang terucap. Jejaknya bisa bertahan lebih lama dari yang kita bayangkan.
Dalam psikologi dikenal konsep social comparison. Social comparison adalah cara seseorang menilai dirinya dengan membandingkan diri dengan orang lain. Proses ini sebenarnya alami dan terjadi pada semua orang. Namun pada anak dan remaja, pengaruhnya jauh lebih kuat karena identitas diri mereka belum stabil. Mereka masih dalam tahap mencari jawaban tentang siapa dirinya dan di mana posisinya di antara orang lain.
Ketika anak dibandingkan, fokusnya perlahan bergeser. Perhatian yang seharusnya tertuju pada proses belajar berubah menjadi upaya mengukur diri. Ia tidak lagi bertanya apa yang bisa dikembangkan atau bagaimana cara memperbaiki kesalahan. Pertanyaan yang muncul justru seberapa jauh ia tertinggal, atau apakah ia cukup baik dibandingkan orang lain. Dalam jangka panjang, pola ini dapat memengaruhi rasa percaya diri dan cara anak memandang kemampuannya sendiri.
Memahami social comparison membantu kita melihat bahwa dampak perbandingan bukan berasal dari satu kalimat saja. Yang membentuk pengaruhnya adalah pola yang terus diulang dalam percakapan sehari-hari. Jika perbandingan menjadi kebiasaan, anak belajar menilai dirinya melalui kacamata orang lain, bukan melalui perkembangan pribadinya.
Dengan kesadaran ini, kita dapat menggeser cara memberi dorongan. Alih alih membandingkan, perhatian dapat diarahkan pada kemajuan anak itu sendiri. Perubahan kecil yang konsisten sering lebih kuat daripada tekanan yang datang dari luar. Ketika anak belajar menilai dirinya dari proses dan usahanya, bukan dari posisi relatif terhadap orang lain, rasa percaya diri tumbuh dengan lebih sehat dan berkelanjutan


