Januari 2021 anak masuk sekolah tatap muka?

Akhir-akhir ini group orangtua murid dipenuhi dengan diskusi rencana dibukanya kembali sekolah tatap muka setelah 10 bulan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) akibat pandemi. Pro dan kontra tidak terelakkan lagi. Hal ini dipicu oleh pernyataan Mas Menteri Pendidikan & Kebudayaan beberapa waktu lalu.

Banyak yang tidak memahami kebijakan Mas Menteri tersebut secara utuh. Jika kita menyimak baik-baik, BUKAN KELAS TATAP MUKA DIMULAI JANUARI 2021, tetapi mulai Januari 2021 awal semester pembelajaran baru, keputusan sekolah akan tatap muka atau daring diserahkan kepada 3 pihak, yaitu:
– Kepala Daerah setempat
– Kepala Sekolah
– Orangtua (POMG)

Kenapa begitu?
Saya termasuk yang setuju dengan keputusan Kemendikbud tersebut. Karena Indonesia ini luas dan wilayah kepulauan. Kondisi satu wilayah dengan yang lain bisa sangat berbeda. Begitu pun tingkat resiko penyebaran virus Covid 19. Yang paling tahu adalah Kepala Pemerintahan setempat, bukan Mas Menteri atau Menkes. Jadi sudah selayaknya keputusan sekolah dibuka atau tidak, kewenangannya ada di tingkat lokal.

Dan bukan hanya Kepala Daerah, tetapi harus sepersetujuan Kepala sekolah serta orangtua. Ketiga pihak harus menyetujui apakah sekolah akan dibuka lagi atau belum. Jika salah satu pihak saja tidak setuju, maka PJJ tetap dilakukan.

Jika pun ketiga pihak setuju sekolah dibuka, masing-masing orangtua masih berhak untuk menolak dan anaknya tetap harus difasilitasi untuk PJJ.

Selain kondisi setiap daerah berbeda, kondisi setiap keluarga pun berbeda. Ada yang cukup rentan secara kesehatan sehingga sekolah tatap muka walau di zona hijau tetap berisiko.

Mari belajar untuk menyerap informasi secara utuh dan mencerna dengan baik sebelum ribut dan menyebarkan keresahan. Bukan Mas Menteri mengijinkan Januari 2021 sekolah dibuka lagi, tetapi keputusan sekolah dibuka lagi atau tidak ada di 3 pihak tersebut. Sebagai orangtua, mari secara aktif berkomunikasi dengan sekolah, ambil keputusan terbaik. Bagaimana pun kesehatan anak-guru-staf adalah yang utama.

Note tambahan:
Keputusan 3 pihak tersebut tetap dalam pengawasan Gugus Tugas Covid -19, Pemerintah pusat tetap menjadi penanggung jawab utama.

Kalau saya sendiri sebagai orangtua, apakah mengizinkan anaknya masuk sekolah tatap muka lagi? Gila aja Jakarta Desember ini merah membara nyaris hitam gitu lo! Januari masih gak yakin langsung ijo royo-royo. Fokus aja dulu di PAS (penilaian akhir semester), Januari kita ributkan eh pikir nanti. Oke?

dimuat ulang dari https://www.facebook.com/niswati atas izin Ainun Niswa, 4 Desember 2020.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *