Pemodelan Pendidikan Non Formal Yang Fleksibel

Ir. Djajeng Baskoro, M.Pd. sebagai Kepala PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah, membuka Seminar Penerapan Model Hasil Pengembangan Tahun 2018 di PP Paud dan Dikmas Jateng, Jl Diponegoro No. 250, Ungaran, pada tanggal 24 Juli 2019.

Dengan gaya khasnya yang penuh semangat, pak Djajeng mengatakan, “Anak-anak di PNF jangan diajari persiapan UN saja, yang lebih penting adalah mengajari ketrampilan, vokasi, sebagai bekal hidupnya.

Dari data yang ada, anak-anak di PNF yang melanjutkan jenjang pendidikannya ke universitas tidak lebih dr 30 %. Sedangkan 70% lebih, mereka langsung kerja dan hidup dengan kompetensinya. Jadi, fokus PKBM mustinya 70% untuk kompetensi, bukan hanya mata pelajaran saja. Kalau hanya untuk persiapan UN, tak perlu belajar 3 tahun. Waktu 3 tahun itu perlu dimanfaatkan untuk ketrampilan lifeskill.”

Selanjutnya beliau mengatakan bahwa pemodelan PNF yang bagus dan fleksibel, dimana belajarnya bisa kapan dan dimana saja, dikembangkan untuk menguatkan kompetensi.

Jangan sampai pendidikan PNF nantinya justru lebih kaku dari pendidikan formal, dengan mengahabiskan waktu pendidiknya dalam membuat RPP yang rumit setiap tahunnya, yang bahkan mengurangi waktu pendidik terhadap peserta didiknya.

Dan P2PNF Ungaran telah turut serta dalam mengembangkan model yang fleksibel ini dengan memanfaatkan teknologi, supaya lebih efektif dan efisien. Sehingga mengurangi tugas administratif dan tatap muka supaya biaya lebih murah.

Pemodelan sistem online banyak membantu pendidikan jaman skrg dan memudahkan konsentrasi peserta didik kepada kompetensinya. Model ini dibiayai oleh negara, jadi mesti kita manfaatkan.

Setelah pembukaan yang sangat memberikan angin segar kepada sistem pembelajaran online di PKBM ini, acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian sesi peserta bagi yang mengikuti pemodelan PAUD, Paket B dan modul mata pelajaran kimia.

Di sesi Pengayaan Mata Pelajaran Kimia Paket C IPA Kelas XII Melalui MOOC, ibu Petty dan Ibu Yuyun memberikan paparan tentang bagaimana memanfaatkan teknologi informasi bagi peserta didik PNF.

P2PNF Ungaran tengah mengembangkan model pembelajaran Kimia di kelas XII kurikulum 2013 dengan memanfaatkan MOOC (Massive Open Online Courses). Kemudahannya dan juga pengayaan bagi mata pelajaran tersebut.

Seminar sehari seperti ini memberikan banyak dukungan kepada PKBM yang terus berusaha meningkatkan layanannya kepada masyarakat dalam menyambut era digital dan global.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *